Tulisan kali ini saya buat lebih menyerupai photoblog saja ya, alasannya ialah pas saya lihat stok foto sewaktu unboxing modem Mi-Fi Smartfren 4G Andromax M3Z kemarin, jumlahnya cukup banyak dan tidak mengecewakan bagus-bagus kesudahannya berkat video lighting yang gres saya beli. Nah kalau mau lihat hasil pencahayaannya di video, sekalian saja kita simak dulu yuk prosesi unboxing Smartfren Andromax M3Z ini. Unboxing Smartfren Andromax M3Z Pada ketika melaksanakan prosesi unboxing di atas, saya gres menemukan bahwa paket penjualan modem Mi-Fi milik Smartfren kini sudah tak menyertakan kepala charger lagi. Dan ternyata memang ada keterangannya di bab luar kotak kemasan. Padahal tidak mengecewakan lho kalau dapet charger , soalnya kini berbagai tukang pinjem charger di mana-mana, haha... Smartren Andromax M3Z - Kotak Kemasan Smartren Andromax M3Z - Sisi depankotak kemasan Smartren Andromax M3Z - Sisi kanan kotak kemasan Smartren Andromax M3Z - Sisi kiri kotak kemasan Smartren Andr...
Suatu malam, saya sedang iseng menelusuri tumpukan e-mail dari salah satu milis teknologi terbesar di Indonesia. Saya menemukan sebuah post jualan salah seorang rekan milis yang mengatakan Xiaomi Redmi Pro dan Xiaomi Redmi Note 4 . Wow, saya pikir, kekinian sekali jualannya! Terlebih penawarannya cukup menarik, barang ready walau stoknya hanya satu, dan harganya masih lebih murah dari harga pre-order yang sempat beredar di milis yang sama. Sebuah e-mail singkat segera saya layangkan, menanyakan ketersediaan sebuah Xiaomi Redmi Note 4 warna grey , dengan RAM 3 GB dan internal memory 64 GB. Karena hari sudah larut, e-mail saya tak cepat berbalas, saya pun beranjak ke sebuah marketplace lokal untuk mengetikkan susunan kata " Xiaomi Redmi Note 4 " di kolom pencariannya. Dan beberapa produk muncul pada hasil pencarian, ada yang kombinasi RAM 3GB dan internal memory 64 GB, ada pula yang hadir dengan RAM 2 GB dan internal memory 16 GB saja. Kebanyakan status produk-produk...
Diawali dengan seller di Tokopedia yang terpaksa saya tambahkan ke dalam daftar tukang PHP, akhirnya saya bisa juga membeli seekor, eh sebuah ponsel pandai keluaran terbaru dari Samsung. Tidak, Anda tidak sedang membaca artikel review Samsung Galaxy Note 7 koq, selain tak ingin menjadi korban ledakannya (Aa sudah cukup jadi korban cintanya Gista Putri saja), dilema dana pun nampaknya jadi hambatan untuk mencoba ponsel tersebut. Oh ya, hambatan itu bukan putra petir, itu mah Gundala! Adalah Samsung Z2 yang saya pinang untuk memenuhi rasa ingin tau saya akan sistem operasi alias OS besutan Samsung yang berjulukan Tizen OS. Dulu, Samsung pernah merilis beberapa produk ponsel pandai dengan OS buatan sendiri yang berjulukan Bada OS. Hasilnya, dikala ini hanya segelintir orang saja yang masih menyimpan kenangan dengan sistem operasi tersebut. Jejeran Samsung Wave yang berbasis Bada OS nampaknya jeblok di pasaran. Saya pun hanya sempat mencoba unit demo-nya di gerai penjualan ponsel, dan me...
Comments
Post a Comment